Kamis, 11 April 2013 - 09:39:18 WIB



CILEGON, BP - Satu dari dua anggota DPRD Cilegon dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terancam di PAW (Pergantian Antar Waktu) jika terbukti masuk dalam daftar bakal calon legislatif (Bacaleg) dari partai lain. Hal itu menyusul tidak masuknya dua anggota dewannya, yakni Muhamad Iqbal dan Rosyid Khaerudin dari 24 Bacaleg yang didaftarkan ke KPU, Rabu (10/4).

Ketua DPD PKS Kota Cilegon, Asro Mulyono mengatakan, jika memang akhirnya salah satu atau dua-duanya masuk dalam daftar caleg dari partai lain, maka mekanisme PAW akan dilaksankan. Namun keputusan itu juga berlaku sebaliknya. Jika Iqbal dan Rosyid tidak mencalonkan diri lagi dan menghabiskan masa jabatan sebagai dewan hingga akhir tugas maka tidak diberlakukan PAW.

“Kalau nama mereka tidak masuk dalam daftar Bacaleg bisa saja akan kita PAW. Hingga hari pendaftaran Bacaleg, baik Iqbal maupun Rosyid tidak ada komunikasi dengan kami. Jadi tidak kami daftarakan. Mekanisme PAW otomatis akan resmi dilakukan jika memang ada yang terdaftar sebagai caleg dari partai lain,” ujar Asro yang juga maju sebagai caleg darai Dapil IV Kecamatan Jombang- Purwakarta itu.

Masih kata Asro, PKS menghargai setiap pilihan yang ditentukan oleh individu masing-masing dalam pencalonan dewan. Pihaknya mengaku tidak bisa memaksa seseorang untuk menentukan sikap. Ia juga berharap, rekannya yang pindah ke partai menjadi semakin baik.

Terkait dengan mekanisme PAW, sambungnya, jika memang ada anggota dewan yang mencalonkan diri ke partai lain, maka berdasarkan aturan penggantinya adalah urutan kedua terbanyak setelah urutan pertama.

“Misalnya Iqbal masuk dalam daftar caleg dari partai lain maka akan tentu akan ada PAW. Kemudian nama penggantinya adalah urutan kedua terbanyak dibawahnya yaitu Fatulloh yang memperoleh sekitar lima ratus suara pada pemilu lalu,” ucap Asro.

Dihubungi terpisah, Ketua KPU Syaeful Bahri mengatakan bahwa pendaftar pertama caleg dari PKS sebanyak 24 orang terdiri 14 laki-laki dan 10 perempuan. Adapun berkas yang masih belum dipenuhi oleh PKS sementara ini adalah daftar nama caleg sebagai pemilih.

Sementara itu, Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Cilegon  yang terancam di PAW, M. Iqbal enggan berkomentar banyak soal ancaman PAW oleh Ketua DPC PKS Kota Cilegon  tersebut. "Menyikapi hal itu, saya kira saya tidak perlu menjawab," kata Iqbal.

Hal yang sama dilontarkan Iqbal saat ditanya soal tidak terdaftarnya ia dalam pendaftaran calon leguslatif ke KPUD Kota Cilegon. "Saya sendiri merasa biasa aja meski saya tidak ada didaftar Caleg," tandasnya. (BAR/NED/ZAL/IGO)




BACA JUGA:



KOMENTAR ANDA :
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi bantenposnews.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Bantenposnews.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

comments powered by Disqus
Designed by: www.BantenWebsiteMurah.com Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net