Rabu, 17 April 2013 - 10:40:30 WIB



PANDEGLANG, BP - Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Pandeglang, Abdul Azis menegaskan, dirinya belum dan tidak akan mengeluarkan rekomendasi kepada guru yang akan maju dalam bursa pencalonan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pandeglang.

Penegasan Azis itu muncul menyusul adanya belasan guru, baik yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau pun non PNS yang mengikuti seleksi calon anggota KPU. Kata dia, seharusya guru fokus pada tugasnya mendidik anak bangsa, dan tidak nyambi ke profesi lain. “Saya tidak pernah dan tidak akan mengeluarkan surat rekomendasi kepada guru yang akan mencalonkan diri menjadi anggota KPU,” tegas Azis Selasa (16/4).

Saat disinggung mengenai adanya seorang guru PNS yang mendapatkan surat lolos butuh dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Pandeglang, Azis kembali menegaskan, pihaknya tidak pernah menandatangani surat rekomendasi tersebut. Namun, lanjut dia, jika benar ada surat rekomendasi yang dilampirkan sebagai syarat lolos butuh, maka dirinya akn mencari tahu siapa yang membuat pembuat surat rekomendasi itu.

Azis mengaku tidak mau berandai-andai, jika surat rekomendasi yang digunakan itu palsu. Kata Azis, dirinya harus melihat langsung keaslian surat tersebut. Jika surat itu ternyata dipalsukan, maka tidak menutup kemungkinan akan diambil langkah hukum.

“Saya tidak mau berandai-andai jika tanda tangan saya dipalsukan dalam surat rekomendasi itu. Kita lihat dulu saja suratnya. Kita sangat sayangkan jika ada guru (PNS, red) yang nyalon KPU. Jika ada yang nyalon kita tidak akan berikan rekomendasi lolos butuh," ujarnya lagi.

Lebih lanjut Azis menjelaskan, pada 2013 saja sebanyak 370 guru disemua tingkatan akan memasuki masa pensiun. Sementara penambahan guru tidak sebanding dengan jumlah guru yang pensiun. "Pandeglang sangat kekurangan guru, untuk guru SD saja kita kekurangan 4.100 orang. Kekurangan itu terutama pada posisi guru kelas," ungkap mantan Kabag Humas Setda Pandeglang ini.

Ditemui terpisah, Kepala Badan Kepagawain Daerah (BKD) Kabupaten Pandeglang, Muhammad Amri menyatakan, BKD baru menerima satu permohonan lolos butuh calon anggota KPU dari guru PNS. Menurutnya, penyerahan lolos butuh itu sudah melalui prosedur yang benar, yakni pemohon menyertakan rekomendasi dari dinas yang bersangkutan. “Kami pernah mengeluarkan surat lolos butuh satu orang atas nama Muslim (incumbent anggota KPU, red). Saat memohon surat itu yang bersangkutan menyertakan rekomendasi dari Dindik,” ujar Amri.

Dia menjelaskan, jika ada guru PNS akan mencalonkan diri menjadi anggota KPU, maka harus melepaskan jabatan fungsionalnya. Meski demikian, guru yang bersangkutan akan tetap mendapat gaji pokok selama bertugas menjadi anggota KPU. “Kami tidak akan mengeluarkan surat lolos butuh tanpa ada rekomendasi dari Dindik. Insya Allah kami bekerja sesuai prosedur, dan surat rekomendasi itu yang menjadi dasar kami,” paparnya.

Sementara ketua tim seleksi calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pandeglang, Ukun Kurnia mengatakan, hingga saat ini pihaknya terus melakukan proses seleksi terhadap puluhan pendaftar. Proses seleksi yang telah dilaksanakan yakni tes tulis psikologi, sedangkan tes  wawancara psikologi akan dilaksanakan  pada Kamis (18/4) lusa. “Baru tes tulis psikologi, berikutnya tanggal 18 tes wawancara psikologi,” tulis Ukun melalui pesan singkat yang diterima BANTEN POS, kemarin.

Saat ditanya mengenai jumlah guru dengan status PNS yang mendaftar, dia mengungkapan ada 10 guru PN yang telah masuk pendaftaran. Sementara, pendaftar yang berstatus PNS lainnya datang dari instansi umum. “Yang saya tahu guru PNS itu ada 10 orang, PNS non guru ada tiga orang, dan guru non PNS ada enam orang,” sambungnya.(ARI/MOR)




BACA JUGA:



KOMENTAR ANDA :
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi bantenposnews.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Bantenposnews.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

comments powered by Disqus
Designed by: www.BantenWebsiteMurah.com Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net