banten pos news
pasang-iklan-banten-pos-news

Tarif RSUD Banten Disepakati

Kamis, 18 April 2013 - 12:14:00 WIB



SERANG, BP - Tarif Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten  akhirnya disepakati sebesar Rp15.000 sampai dengan Rp250.000. Kesekapatan ini dilakukan dalam acara penandatanganan pengesahan Raperda Pembentukan RSUD Banten dan Raperda retribusi RSUD Banten, di ruang rapat paripurna DPRD Banten, Rabu (17/4).

Dalam draft yang ada, tarif Tarif Instalasi Gawat Darurat (IGD), jenis pemeriksaan dokter umum Rp45.000, yang sebelumnya diusulkan Rp60.000. Sedangkan untuk jenis pemeriksaan dokter spesialis Rp80.000, sebelumnya Rp85.000. Untuk tarif rawat jalan Rp60.000, sebelumnya diusulkan Rp75.000.

Untuk tarif fasilitas perawatan kelas III atau ruang rawat inap standar Rp60.000 dari yang diusulkan Rp95.000, dan ruang perawatan kesehatan jiwa Rp125.000 dari Rp225.000. Sedangkan untuk kelas II atau deluxe naik dari Rp115.000 menjadi Rp150.000, untuk kelas satu atau suite dari Rp165.000 menjadi Rp250.000.

Wakil Gubernur Banten, Rano Karno, dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya kepada Panitia Khusus (Pansus) dua Raperda dan Dinas Kesehatan Provinsi Banten beserta keterlibatan stakeholder, pemerintah kabupaten/kota, rumah sakit swasta serta narasumber. Mereka semua terlibat dalam membahas kajian dan proses pendirian hingga  pengambilan kesepakatan bersama bagi operasional RSUD Rujukan Provinsi Banten untuk dijadikan Peraturan Daerah (Perda) setelah nantinya melalui evaluasi Kementrian Dalam negeri (Kemendagri).

“Kesepakatan bersama keputusan dua Rapeda usul gubernur tersebut merupakan kesepakatan bersama dan wujud komitmen kita untuk menyelesaikan pengoperasian RSUD Banten dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal terutama bagi masyarakat pasien tidak mampu. Dalam hal ini pemerintah provinsi ingin memberikan pelayanan gratis bagi pasien yang memiliki Jamkesmas dan Jamkesda,” jelasnya. 

Rano menambahkan, RSUD ini dibiayai dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten oleh karena itu harus  benar-benar dapat dinikmati masyarakat. RSUD juga masih memerlukan biaya subsidi silang.

Ketua DPRD Banten Aeng Haerudin mengatakan, dua Raperda usul Gubernur Banten tentang Penetapan Pembentukan Struktur Organisasi dan Tata Kerja Dan Raperda Pelayanan Kesehatan RSUD Rujukan Provinsi Banten merupakan keinginan bersama dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Banten.

“Oleh karena itu keinginan meningkatkan pelayanan dimaksud harus ditunjang dengan sarana dan prasarana  dalam memberikan pelayanan yang maksimal pada masyarakat,” jelasnya.

Dia menjelaskan, penyampaian  kesepakatan dua Raperda usul gubernur oleh pimpinan DPRD Banten telah melalui dua kali pembahasan pada Pansus dan telah disetujui oleh fraksi-fraksi.  Sehingga, kesepakatan bersama  dua Raperda usul gubernur tentang Pembentukan Struktur Organisasi dan Tata Kerja Dan Raperda Pelayanan Kesehatan RSUD  Provinsi Banten dapat ditandatangani bersama untuk dapat menjadi komitmen dalam tahapan proses realisasi RSUD Banten.(RUS/ENK)




BACA JUGA:

pasang-iklan-banten-pos-news


KOMENTAR ANDA :
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi bantenposnews.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Bantenposnews.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

comments powered by Disqus
pasang-iklan-banten-pos-news
poling banten pos news
Vote!