Senin, 04 Maret 2013 - 12:12:31 WIB



CILEGON, BP – Provinsi Banten akan menjadi salah satu basis para penghafal Al Quran. Hal itu sesuai dengan rencana akan didirikannya Pesantren Darul Quran di wilayah Waringin Kurung Kabupaten Serang.

Demikian dikatakan Pimpinan Pesantren Darul Qur’an Indonesia, Ustad Yusuf Mansur dihadapan ribuan  sepeda santai di Halaman Kantor Walikota Cilegon, Minggu (3/3).

Ustad yang terkenal dengan konsep sedekahnya itu menjelaskan, rencananya lahan seluas lima hektar nantinya akan menjadi tempat para santri menimba ilmu serta belajar pertanian. 

Lebih lanjut Yusuf menjelaskan, lahan tersebut juga merupakan  sumbangsih Darul Quran untuk menyokong program penghafal Al Quran yang di Banten sendiri sudah lama dicanangkan oleh pesantren-pesantren yang saat ini sudah berdiri. “Insya Allah pesantren ini akan menjadi tambahan bagi pesantren penghafal Al Quran yang memang sudah banyak di Banten ini,” tuturnya.

Yusuf yang tampil di panggung bersama tiga putra putrinya seperti biasa meminta sang anak membacakan beberapa ayat hafalan mereka.

Dalam bagian lain Yusuf menyatakan bahwa gagasan pendirian pesantren Darul Quran di Banten datang dari anggota Polres Cilegon pada sebuah acara di Polres beberapa waktu lalu. Saat itu menurut Yusuf ada wacana untuk membuat pesantren penghafal Al Quran seperti yanag telah berdiri di Jakarta, Tangerang, Lampung, dan Semarang.

Sementara itu Ketua yayasan Darul Quran, Anwar Tsani menyatakan, keberadaan Darul Quran akan memudahkan warga Cilegon untuk bersedekah lewat berbagai program yang ditawarkan. “Dengan program pendirian pesantren ini semoga membaca Al Qur’an dan sedekah  akan menjadi semangat warga Banten,” tuturnya.

Acara sepeda santai juga dimeriahkan dengan pembagian hadiah dan pengumpulan dana lewat lelang tiga buah sepeda sumbangan peserta dan sponsor. (K10/ZAL/IGO)




BACA JUGA:



KOMENTAR ANDA :
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi bantenposnews.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Bantenposnews.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

comments powered by Disqus