Selasa, 23 April 2013 - 13:12:41 WIB



TANGERANG, BP - Menjelang dioperasikannya RSUD Kota Tangerang empat bulan mendatang, sejumlah peralatan kesehatan (Alkes) dan perlengkapan rumah sakit memasuki tahap akhir pelelangan. Rp88 miliar digelontorkan untuk 17 tender pengadaan.

            Masa tender atau lelang yang sudah digelar sejak awal Maret itu, kini sudah mendapati rekanan untuk sembilan item pengadaan peralatan kesehatan. Pengadaan Alkes yang dilelang diantaranya radiologi, THT, poli anak, poli gigi, umum, kulit, kandungan, dan beberapa perlengkapan dokter lainnya.

            “Untuk sembilan item tersebut tinggal penandatanganan kesepakatan kontrak dengan PPK (Pejabat Pembuat Komitmen, Red), dalam hal ini Dinas Kesehatan Kota Tangerang,” ungkap Bagian Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Tangerang, Yanardhi.

.           Ketika sudah ditandatangani, jelas Yanardhi, kesepakatan selanjutnya yakni perusahaan pemenangan tender harus sudah menyediakan peralatan dalam waktu 90 hingga 100 hari setelah penandatangan  kontrak, atau diperkirakan selesai pada bulan Juli.

“Awal Juli peralatan rumah sakit sudah dikirim,“ kata Yanardhi.

Selain kesembilan item tender yang sudah masuk pada tahap penandatanganan kontrak, sisanya  ada peralatan dapur dan sentralisasi kantor serta beberapa peralatan kedokteran lainnya yang belum terselesaikan tendernya. Jika ditotal terdapat 13 tender alat kedokteran, dan empat peralatan dapur serta sentralisasi kantor atau keperluan administrasi RSUD Kota Tangerang.

Untuk pengadaan peralatan RSUD, Pemkot Tangerang mengeluarkan anggaran sebesar Rp88 miliar.  Angka tersebut, jelas Yanardhi, sudah termasuk pengadaan mobil jenazah, kendaraan operasional dan 300 tempat tidur.

Yanardhi menargetkan, lelang akan selesai pada pertengahan Mei hingga awal Juni nanti. Sehingga pada Juli hingga awal Agustus, peralatan rumah sakit sudah lengkap. “Jadi saat RSU beroperasi, semua peralatan sudah tersedia,” tandasnya.(MIT/MAD/ODI/BNN)

 




BACA JUGA:



KOMENTAR ANDA :
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi bantenposnews.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Bantenposnews.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

comments powered by Disqus