banten pos news
pasang-iklan-banten-pos-news

Seluruh Balon Anggota DPD Tak Penuhi Syarat

Jumat, 03 Mei 2013 - 14:33:34 WIB



SERANG, BP - Dari seluruh calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Banten, tak satu pun calon yang memenuhi persyaratan sesuai ketetapan Komisi pemilihan Umum (KPU). Ketetapan tidak memenuhi syarat (TMS) diputuskan KPU Banten dalam sidang pleno yang digelar Kamis (2/5) kemarin, setelah melakukan verifikasi ulang terhadap 28 pendaftar calon anggota DPD.

Anggota KPU Provinsi Banten, Lukman Hakim, Kamis (2/5) mengatakan, hasil rapat pleno penetapan hasil verifikasi ulang, seluruh balon Anggota DPD RI Dapil Provinsi Banten harus dilakukan perbaikan. Karena persyaratan yang disertakan dalam dokumen pendaftaran para calon anggota DPD belum lengkap.

“Selain adanya sejumlah balon yang mengalami kekurangan dukungan berupa kartu tanda penduduk (KTP), banyak pula balon yang tidak memenuhi persyaratan administratif seperti ketidaklengkapan berkas ataupun hal lain yang menjadi persyaratan mutlak dalam pencalonan DPD RI,” katanya.

Dia menjelaskan, ketidaklengkapan persyaratan administratif harus segera diselesaikan oleh  seluruh bakal calon, sesuai dengan batas yang telah ditentukan dan berdasarkan tahapan. “Kalau ingin maju sebagai balon anggota DPD RI, mereka harus melengkapi kekurangan  yang ada,” terangnya.

Ada beberapa hal yang menyebabkan balon tersebut dinyatakan tidak memenuhi syarat. Seperti berkas surat pendaftaran balon yang harus diperbaiki karena adanya perubahan jumlah dukungan, ijazah balon yang belum dilegalisir, belum menyerahkan kartu tanda pemilih yang dikeluarkan oleh KPPS, belum melampirkan foto hingga ketidaklengkapan berkas surat keterangan kesehatan rohani.

Selain itu, balon DPD juga banyak yang belum melampirkan surat keterangan kesehatan jasmani saja. Sementara, untuk surat keterangan bebas narkoba, sebagian besar balon telah melengkapinya terkecuali balon yang sama sekali belum pernah di tes narkoba.“Untuk status pegawai negeri sipil (PNS), memang ada dua balon yang PNS yaitu Odjat Sukardjat dan Himmatul Aliyah. Tapi, lampiran berkas proses pengunduran diri yang ditandatangani pimpinannya yang belum dilengkapi itu cuma dari Odjat,” ungkapnya.

Untuk 10 orang yang tidak memenuhi syarat dukungan, masih menurut Lukman, disebabkan sebaran dukungannya belum menyeluruh dari 8 kabupaten/kota. Sementara, untuk kasus temuan KTP ganda, ditemukan pada 6 balon. Di antaranya Andhiara Aprillia Hikmat sebanyak 9 KTP, Himmatul Aliyah sebanyak 12 KTP, Roni Paslah sebanyak 4 KTP, Gondo Radityo sebanyak 3 KTP, Iwan Kurniawan sebanyak 5 KTP dan Gousta Feriza sebanyak 5 KTP.     

“Berdasarkan Undang-undang nomor 8 tahun 2012 tentang Pemilu, jika ditemukan bukti adanya data palsu atau data yang sengaja digandakan balon anggota DPD terkait dengan dokumen persyaratan dukungan minimal pemilih, balon anggota DPD dikenai pengurangan jumlah minimal sebanyak 50 kali dari setiap satu dukungan yang digandakan,” jelasnya.

“Dari yang memiliki KTP ganda itu, hanya ada satu yang dinyatakan tidak memenuhi syarat dari faktor dukungan yaitu Himmatul Aliyah sebanyak 2.583 dukungan,”terangnya.

Ketua Pokja Pencalonan DPRD Banten dan DPD RI pada KPU Provinsi Banten Agus Supriyatna mengatakan, proses selanjutnya yang akan dilakukan adalah penyampaian hasil verifikasi terhadap seluruh bakal calon pada 3-4 Mei 2013. Selanjutnya, bagi para balon yang dinyatakan TMS akan menjalani perbaikan untuk melengkapi persyaratan yang kurang.

“Para bakal calon yang tidak memenuhi syarat, akan diberikan waktu perbaikan dari 5-14 Mei 2013 mendatang,” terangnya.

Ditemui usia acara pelaksanaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Provinsi Banten di Alun-alun Serang Barat, salah satu balon DPD RI Dapil Banten yang saat ini masih menjabat sebagai Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Serang, Odjat Sukardjat mengaku, untuk surat pengunduran diri sebagai PNS telah disampaikan ketika dirinya mendaftarkan ke KPU.

“Saya ini laki-laki, harus terima konsekwensinya. Kalau laki-laki harus tegas, karena laki-laki itu pemimpin, ketika saya mendaftar sebagai balon anggota DPD, semua persyaratannya sudah saya sampaikan termasuk surat pengunduran diri. Untuk resminya surat itu telah saya sampaikan ke Regional II Badan Kepegawaian Negara (BKN). Saya ini sudah pensiun, tetapi diperpanjang satu tahun, dan masa perpanjangan akan berakhir pada Agustus mendatang,” ujarnya.(RUS/ENK)




BACA JUGA:

pasang-iklan-banten-pos-news


KOMENTAR ANDA :
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi bantenposnews.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Bantenposnews.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

comments powered by Disqus
pasang-iklan-banten-pos-news
poling banten pos news
Vote!