banten pos news
pasang-iklan-banten-pos-news

Taati Putusan MK, Sidang Keliling Akta Kelahiran Dibatalkan

Senin, 06 Mei 2013 - 12:01:28 WIB



SERANG, BP - Pasca keluarnya keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang pembuatan akta kelahiran usia diatas satu tahun tanpa harus adanya sidang pengadilan, maka sidang keliling yang diprogramkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Serang dibatalkan. Untuk selanjutnya pembuatan akta kelahiran berlaku seperti biasa.
Kepala Bidang (Kabid) Pencatatan Sipil Disdukcapil Kota Serang, Diah Purnomowati mengatakan, rencananya Rabu (8/5) mendatang pihaknya akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan Direktorat Jendral (Ditjen) Kependudukan dan Catatan Sipil Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait adanya putusan MK tersebut. Diah menjelaskan, putusan MK tersebut didasari bahwa akta kelahiran merupakan hak setiap orang, dan MK menetapkan dalam pemberiannya tidak perlu dipersulit seperti harus ada penetapan pengadilan.
Menurut Diah, apabila dalam koordinasi nanti program sidang keliling harus dibatalkan, maka pembuatan akte kelahiran akan dilakukan seperti biasa, dimana anak yang lebih dari satu tahun belum memiliki akte kelahiran tidak perlu dilakukan sidang, akan tetapi bisa langsung membuatnya sama dengan anak yang usianya 0-60 hari.

“Sampai saat ini warga yang sudah mendaftarkan ke kita untuk mengikuti sidang keliling ada sekitar 40 orang dari beberapa kecamatan,” katanya.
Dikatakan Diah, kegiatan sidang keliling dilakukan berdasarkan aturan Undang-Undang Administrasi Kependudukan, yang bertujuan untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada seluruh masyarakat dan memudahkan masyarakat agar lebih dekat dan tidak takut. Sebab biasanya masyarakat takut jika sudah berurusan dengan pengadilan. Selain itu, dengan diadakannya sidang akte keliling ini masyarakat bisa terjangkau, terutama bagi masyarakat yang berada di padalaman.
“Kami yakin masih banyak masyarakat yang belum memiliki akta kelahiran, karena masyarakat menilai akta kelahiran masih dipandang kurang penting. Tapi untuk jumlahnya kami juga belum mengetahui secara pasti, karena belum dilakukan validasi data,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Disdukcapil Kota Serang, Ipiyanto membenarkan kemungkinan batalnya program sidang keliling akta kelahiran. Menurutnya, kalau program itu tetap dilaksanakan maka menyalahi aturan. Pengadilan Negeri (PN) juga tidak berwenang melakukannya. Program sidang keliling itu sendiri, lanjutnya, merupakan usulan atau inisiatif warga, pemerintah hanya memfasilitasi saja.
Ia menambahkan, terkait adanya keputusam MK tersebut maka pihaknya akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu. Dan bagi masyarakat yang sudah mendaftarkan dan melakukan pembayaran maka jika sebelum pelaksanaan sudah terima keputusan, uangnya akan dikembalikan.

“Kami khawatir jadi temuan BPK kalau tetap kami laksanakan,” ujarnya.(APP/RIF)




BACA JUGA:



KOMENTAR ANDA :
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi bantenposnews.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Bantenposnews.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

comments powered by Disqus
poling banten pos news
Vote!