Jumat, 17 Mei 2013 - 13:17:29 WIB



SERPONG, BP - Pembangunan kawasan atau bangunan di lingkungan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) nantinya harus sesuai dengan Rencana Tata Bangunan dan Pemukiman (RTBL). Saat ini Pemerintah Kota Tangsel sedang giat mensosialisasikan RTBL sebagai acuan rancangan bangunan di lingkungan atau kawasan.

Kepala Dinas Tata Kota Bangunan dan Pemukiman (DKTBP) Kota Tangsel Dendi Priyandana mengatakan, RTBL sedang disosialisasikan untuk pengendalian pembangunan kawasan atau lingkungan. Nantinya, setiap skema bangunan yang akan dilakukan di Kota Tangsel harus sesuai RTBL.

"Kami kepada kontraktor perumahan, masyarakat atau investor di Kota Tangsel," ungkap Dendi di sela sosialisasi RTBL di Graha Widya Bhakti, Puspiptek, Kota Tangsel, Kamis (15/5).

Sosialisasi yang dilakukan DKTBP, menurut Dendi, mulai panduan rancangan pembangunan, ketentuan dan regulasi untuk suatu pengembangan. Pihaknya juga memberikan panduan rencana dan rancangan bangunan serta rencana investasi bagi para investor yang ingin mengembangkan kawasan di Kota Tangsel.

"Kami atur mulai sekarang bagaimana rancangan yang sesuai regulasi. Yang pasti sesuai RTBL," tandasnya.

Saat ini, pihaknya sedang membahas dua koridor Jalan Raya Serpong dan Jalan H Juanda sampai Jalan Mohammad Toha di Ciputat. RTBL akan diterapkan di kawsan tersebut. Setiap rencana kegiatan pembangunan, lanjut Dendi, harus mengacu pada Peraturan Menteri PU Nomor 6 Tahun 2007 tentang Pedoman Umum Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan.

Kepala Bidang Tata Ruang DKTMB, Tony Suwandi menambahkan, perencanaan RTBL koridor Jalan Raya Serpong meliputi panjang wilayah perencanaan mencapai sekitar 13 ribu meter persegi dengan lebar perencanaan fisik 100-200 meter.  “Perencanaan RTBL di koridor Jalan Raya Serpong meliputi dua Kecamatan Serpong Utara dan Serpong," katanya.

Tony melanjutkan, wilayah di Kecamatan Serpong Utara meliputi Kelurahan Paku Alam, Pondok Jagung dan Kelurahan Lengkong Karya. Sedangkan di Kecamatan Serpong mencakup, Kelurahan Rawa Buntu, Lengkong Gudang dan Kelurahan Cilenggang.

Sementara terkait wilayah perencanaan RTBL koridor Jalan Raya H Juanda sampai Jalan Mohammad Toha, panjangnya sekitar 9 ribu meter dengan lebar fisik 100-200 meter. “Hal tersebut didasari aspek fisik dan non fisik sebagai daerah belakang yang mempengaruhi," paparnya.

Rencana RTBL di koridor ruas jalan tersebut meliputi Kecamatan Ciputat yakni, Kelurahan Cirendeu dan Kelurahan Cempaka Putih. Kecamatan Ciputat antara lain, Kelurahan Cipayung dan Kelurahan Ciputat. Sedangkan Kecamatan Pamulang meliputi Kelurahan Pamulang Timur dan Kelurahan Pondok Cabe Udik.(AZH/ODI)




BACA JUGA:



KOMENTAR ANDA :
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi bantenposnews.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Bantenposnews.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

comments powered by Disqus