banten pos news
pasang-iklan-banten-pos-news

Pesan Moral

Selasa, 21 Mei 2013 - 10:46:27 WIB



SEBA Baduy yang dilakukan belum lama ini di Kabupaten Lebak, Pandeglang dan ke Gubernur Banten, tidak hanya dipandang sebagai ritual tahunan suku yang dikenal arif, sederhana dan patuh pada petuah kokolot itu. Tetapi Seba Baduy memiliki nilai luhur yang bisa dijadikan teladan bagi masyarakat modern saat ini. Demikian pendapat tokoh muda Banten, Maman Faturochman.

"Seba Baduy bukan hanya ritual tahunan, mengantarkan hasil bumi kepada Bapak Gede. Tetapi saya melihat ada pesan yang dalam di balik semua itu, seperti petuah Suku baduy yang meminta masyarakat  menjaga kelestarian alam serta hidup sederhana," ujar Maman.

Kata pria yang mengikuti Seba Baduy mulai dari Lebak, Pandeglang hingga Serang ini mengaku terharu atas teladan dan kesederhaan hidup Suku Baduy. Menurutnya, pesan itu seharusnya bisa dijadikan masukan kepada masyarakat modern, agar menjaga hidup  selaras dengan alam, sesama makhluk dan teruma dengan Tuhan Sang Pencipta.

"Mereka (Suku baduy, red) saat Seba di Pandeglang berpesan untuk menjaga kelestarian alam seperti Gunung Aseupan, Karang, Pulosari dan Honje, serta kawasan Taman Nasional Ujung Kulon. Bagi saya, itu merupakan pesan yang luhur dan harus kita lakukan untuk menjaga kelestarian alam," ujarnya.(ARI/MOR)




BACA JUGA:



KOMENTAR ANDA :
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi bantenposnews.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Bantenposnews.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

comments powered by Disqus