Selasa, 04 Juni 2013 - 12:18:54 WIB



ilustrasi

SERANG, BP - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Gamawan Fawzi resmi memecat anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar), Aden Abdul Khalid. Ia digantikan Zaenal Abidin Machmoud dalam proses Pengganti Antar Waktu (PAW).

Informasi yang diterima BANTEN POS dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), bahwa Aden Abdul Khaliq tekah dipecat sejak 8 Mei lalu. itu dibuktikan dengan Surat Keputusan  (SK) Pemberhentian Aden, dan SK Peresmian Pengangkatan Zaenal.

Surat yang ditandatangani Gamawan Fawzi itu bernomor 161.36-2912 Tahun 2013, dan dinyatakan bahwa Aden secara resmi diberhentikan sebagai Anggota DPRD Banten, serta mengangkat Zaenal sebagai penggantinya dalam proese PAW di DPRD Banten, sesuai dengan SK Nomor 161.36-2913 Tahun 2013.

Dua SK yang diturunkan oleh Mendagri secara bersamaan tersebut, mempertimbangkan surat dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Provinsi Banten Nomor 94/DPD-I/GOLKAR/XI/2012, tertanggal 30 November2012, tentang Pemecatan Aden. Selain itu Keputusan Mendagri memecat Aden juga berdasarkan berita acara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten tertanggal 14 Januari 2013 Nomor 01/BA/I/2013, tentang Pemenuhan Persyaratan calon PAW Anggota DPRD hasil Pemilu 2009 tahun 2009. Dimana dalam surat KPU itu, Zaenal dinyatakan memenuhi syarat sebagai PAW Anggota DPRD Banten menggantikan Aden Abdul Khalid.

Dua SK itu kemudian ditindaklanjuti oleh Dirjen Otonomi Daerah (Otda), Djohermansyah Djohan yang telah disampaikan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten pada 29 Mei lalu dengan Nomor 161.36/3602 OTDA Prihal Keputusan Mendgari RI, Nomor 181.36/2912 Tahun 2013, dan Nomor 161.36-2913 Tahun 2013.

Djohermansyah Djohan, dalam suratnya tersebut meminta dengan segera DPRD Banten melakukan proses PAW, Aden ke Zaenal. "Berhubungan dengan telah ditetapkan SK Nomor 161.36-2912 Tahun 2013, tentang Peresmian Pemberhentian dan SK Nomor 161.36-2913 Tahun 2013 tentang Peresmian Pengangkatan, agar saudara mengumumkan keputusan Mendagri tersebut kepada bersangkutan, dan melaksanakan sumpah atau janji terhadap saudara Zaenal Abidin Macmud, sesuai keputusan perundang-undangan. Dan segera menyampaikan pelaksanaan pengamnbilan sumpah atau janji kepada Mendagri," demikian isi surat Dirjen Otda tersebut.

Ketua DPRD Banten, Aeng Haerudin ketika dikonfirmasi mengenai surat pemecatan Aden Abdul Khaliq dan Pengangkatan Zaenal Abidin Machmud dari memnegaskan bahwa pihaknya memang telah itu. "Nanti akan kita lakukan Rapat Pimpiman (Rapim) di DPRD," katanya.

Aden Abdul Khaliq ketika dihubungi melalui telpon genggamnya mengaku menerima keputusan yang telah dikeluarkan oleh Mendagri atas pemberhentian dirinya dalam proses PAW di DPRD Banten. "Saya menerima keputusan Mendagri. Nasi sudah menjadi bubur, mau diapakan lagi, saya sekarang hanya tinggal menunggu kapan proses PAW saja," katanya.

Aden juga menjelaskan, dirinya sudah tidak lagi datang ke DPRD Banten sejak  SK pemberhentian sebagai Anggota DPRD Banten diterima. "Kemarin-kemarin saya masih datang ke dewan. Tapi setelah tadi saya menerima SK itu, saya  tidak ngantor lagi," pungkasnya.(RUS/IGO)




BACA JUGA:



KOMENTAR ANDA :
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi bantenposnews.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Bantenposnews.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

comments powered by Disqus
Designed by: www.BantenWebsiteMurah.com Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net