Senin, 10 Juni 2013 - 11:28:52 WIB



SERANG, BP - Kepastian lolos atau tidaknya 685 honorer Kategori 1 (K1) di Kabupaten Serang pada Audit Tujuan Tertentu (AAT) beberapa waktu lalu dinilai belum jelas. Pasalnya, hingga saat ini Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Serang belum mendapat tembusan nasib ratusan honorer K1 tersebut untuk diangkat menjadi CPNS dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Kepala BKD Kabupaten Serang, Rif’ah Maftuty mengatakan, pihaknya sudah menempuh mekanisme ATT terhadap 685 honorer K1 beberapa waktu lalu. Namun hingga saat ini pengumuman hasil ATT yang dijanjikan akan diketahui pada awal Juni belum diterima pihaknya.

“Meski sudah termasuk MK dan dilakukannya verifikasi ATT yang direncanakan akan diumumkan pada Juni ini, namun belum ada kejelasannya,” ujar Rif’ah.

Rif’ah menambahkan, dengan belum adanya informasi lanjutan tersebut, pihaknya saat ini hanya dapat menunggu dan sesekali melayangkan pertanyaan langsung ke BKN dan KemenPAN-RB mengenai hal tersebut.

“Meski belum ada kejelasan, kami selalu aktif meminta kejelasan, mudah-mudahan pada bulan ini adanya pengumumannya,” katanya.

Rif’ah berharap kepada 685 honorer K1 untuk dapat bersabar dan tidak gampang percaya oleh kabar angin tentang pengumuman hasil ATT. Pasalnya, pengumuman resmi hasil ATT tersebut akan diumumkan oleh BKD.

“Rekan-rekan honorer K1 dimohon untuk bersabar dan tidak mudah percaya dengan kabar angin,” ungkapnya.

Senada dikatakan Kepala Sub Bidang (Kasubid) Data dan Informasi Bidang Administrasi BKD Kabupaten Serang, Ade Ifan Munasya. Ia mengatakan, pihaknya mengklaim hasil ATT untuk  685 honorer K1 di Kabupaten Serang sudah diserahkan KemenPAN-RB.

“Sudah diserahkan namun pada dasarnya belum ada kejelasan. Jadi kami (BKD, red) tidak bisa menjelaskan kepada para honorer K1 untuk keterangan lebih lanjutnya,” katanya.(DWA/RIF)

 

 




BACA JUGA:



KOMENTAR ANDA :
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi bantenposnews.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Bantenposnews.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

comments powered by Disqus