Selasa, 11 Juni 2013 - 11:26:42 WIB



SEKRETARIS Daerah (Sekda) Pemkab Pandeglang, Dodo Djuanda meminta seluruh Satua Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk tidak menerima Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di instansinya. Dia khawatir  keberadaan TKS justru membenani pemerintah daerah di masa mendatang. “Kami meminta seluruh SKPD untuk tidak menerima TKS lagi, karena dikhawatirkan ke depan akan membebani pemerintah daerah,” kata Dodo belum lama ini.

Untuk menekan penerimaan TKS, Dodo mengaku, pihaknya beberapa waktu lalu sudah mengedarkan surat larangan penerimaan TKS ke seluruh SKPD di lingkungan Pemkab Pandeglang. Dia mengakui, meski sudah ada surat larangan tetapi beberapa SKPD tetap membandel menerima TKS baru. “Surat larangan penerimaan TKS sudah diedarkan, tetapi ada saja SKPD yang masih menerima TKS baru,” paparnya.

Menurut Dodo, pihaknya akan mengkaji dan mengecek mana saja SKPD yang telah menerima TKS baru. Bila memang dianggap telah melakukan pelanggaran, tidak menutup kemungkinan ada sanksi bagi pejabat tersebut.

Adapun sanksinya, sesuai dengan aturan yang berlaku. Saat disinggung SKPD mana yang paling banyak TKS-nya, Dodo mengatakan, Kesekretariatan DPRD Pandeglang cukup banyak memiliki TKS. “Sepertinya di DPRD yang cukup banyaknya TKS-nya,” ucapnya.

Terpisah Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pandeglang, Muhammad Amri mengakui sudah membuat surat larangan kepada Kepala SKPD untuk tidak menerima dan mengangkat TKS baru. Edaran ini, merupakan tindak lanjut dari surat dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB) yang melarang pemerintah daerah menerima atau mengangkat TKS. “Surat larangan penerimaan TKS baru sudah diedarkan. Ini merupakan tindak lanjut dari surat Kemenpan kepada pemerintah daerah,” kata mantan Kepala Dinas Kehutanan Pandeglang ini.(ARI/MOR)




BACA JUGA:



KOMENTAR ANDA :
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi bantenposnews.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Bantenposnews.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

comments powered by Disqus
Designed by: www.BantenWebsiteMurah.com Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net