banten pos news
pasang-iklan-banten-pos-news

Penanganan Kawasan Kumuh di Banten Terus Meningkat

Selasa, 25 Juni 2013 - 12:10:56 WIB



Kabid Perumahan dan Pemukiman DSDAP Banten, Helmy Nudin Zein (memegang mic) menjelaskan program Fasilitasi dan Stimulasi Pembangunan Perumahan Masyarakat Kurang Mampu.

Sejalan dengan pertumbuhan penduduk dan makin tidak terkendalinya pertumbuhan kota-kota besar yang menjadi penarik meningkatnya arus migrasi, luas kawasan kumuh di Provinsi Banten terus bertambah. Fenomena ini berkembang di wilayah perdesaan maupun perkotaan di seluruh Kabupaten Kota se-Provinsi Banten.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Pemukiman (DSDAP) Provinsi Banten Iing Suwargi kepada BANTEN POS, akhir pekan kemarin. Menurutnya, semakin meluasnya kawasan kumuh merupakan permasalahan yang memerlukan perhatian khusus dari Pemerintah. “Luasan kawasan kumuh di Provinsi Banten cenderung terus meningkat setiap tahunnya,” kata Iing.

Tahun ini, sambung Iing, dialokasikan anggaran sebesar Rp7,23 miliar dari APBD Banten untuk program Fasilitasi dan Stimulasi Pembangunan Perumahan Masyarakat Kurang Mampu di sejumlah Kabupaten/

Kota se-Provinsi Banten.

Salah satu tujuan dari program ini adalah meningkatkan kualitas lingkungan di kawasan permukiman kumuh secara efektif dan bertahap.

Dalam program fasilitasi peningkatan kualitas permukiman kumuh ini, pemerintah menyediakan dukungan pendanaan untuk peningkatan dan penyediaan prasarana dan sarana dasar lingkungan permukiman yang diperlukan.

Bentuknya berupa bantuan rehab total pada rumah masyarakat tidak mampu serta pembangunan jalan dan drainase lingkungan.

“Tahun 2013 ini direncanakan akan dilaksanakan pekerjaan rehab total rumah, jalan lingkungan dan drainase lingkungan di delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten dengan total anggaran sebesar Rp7,237 miliar lebih,” ungkap pria

berkaca mata itu. Sementara, Kepala Bidang Perumahan dan Pemukiman pada DSDAP Banten, Helmy Nudin Zein, menambahkan, program ini merupakan program lanjutan yang sudah berjalan sejak 2010. Pada 2010, katanya, terbangun

18 unit rehab rumah, jalan lingkungan sepanjang 500 meter persegi dan drainase lingkungan seluas 500 meter persegi di satu kabupaten dan satu kota di Provinsi Banten dengan

total anggaran Rp700 juta.

Tahun 2011 anggarannya meningkat menjadi Rp4,98 miliar dengan hasil 64 unit rehab rumah, 4.318,83 meter persegi jalan Lingkungan, 2116,50 meter persegi drainase lingkungan dan 5 unit MCK di delapan kabupaten/

kota di Provinsi Banten. Tahun 2012, program yang sama telah merehab total 85 unit rumah, 6.813 meter persegi jalan lingkungan, 1858,50 meter persegi drainase lingkungan dan 7 unit MCK di delapan kabupaten/kota di Provinsi

Banten dengan total anggaran Rp6,036 miliar. Sedangkan tahun ini telah dianggarkan sebesar Rp7,237 miliar untuk program ini untuk bantuan rehab total rumah, jalan lingkungan dan drainase lingkungan di delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten. “Mudah-mudahan bisa segera dijalankan, karena sosialisasinya sudah rampung pekan

lalu,” kata Helmy.(ADV)




BACA JUGA:

pasang-iklan-banten-pos-news


KOMENTAR ANDA :
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi bantenposnews.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Bantenposnews.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

comments powered by Disqus
pasang-iklan-banten-pos-news
poling banten pos news
Vote!