banten pos news
pasang-iklan-banten-pos-news

Julia Mihardja Klaim Masih Berhak di DPRD

Rabu, 03 Juli 2013 - 11:38:35 WIB



SETU, BP - Ultimatum KPU Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang memberikan waktu bagi Anggota DPRD yang pindah partai namun belum melakukan prosesi pergantian antar waktu (PAW), mulai mendapat respon dari sejumlah bakjal calon legislatif (Bacaleg).

Salah satunya Julia Mihardja. Anggota DPRD Kota Tangsel itu mengaku siap mengikuti prosedur dan peraturan yang berlaku. "Tenggang waktunya sampai 1 Agustus. saya akan menyerahkan sebelum batas waktu," ungkap Julia kepada wartawan, Selasa (2/7).

Polemik PAW di DPRD Kota Tangsel menjadi perbincangan dikalangan politisi di Kota Tangsel. Pasalnya, sejumlah Anggota DPRD yang maju kembali menjadi Bacaleg dari partai lain, diwajibkan untuk melakukan PAW. Namun Julia menyebut, proses PAW cukup menggangu kinerjanya sebagai wakil rakyat.

Julia menjelaskan, sebelum Surat Keputusan (SK) dari Gebernur turun soal PAW, dirinya masih diwajibkan untuk fokus pada pekerjaannnya di DPRD Kota Tangsel, seperti mengikuti rapat kerja dan kunjungan ke luar wilayah.

"Saya menerima edaran dari Mendagri (Menteri Dalam Negeri-red) yang menyatakan anggota DPRD yang pindah partai namun belum mendapat SK (surat keputusan-red) dari gubernur, masih berhak dan kewajiban menjalankan tugasnya di DPRD," paparnya.

Surat edaran Mendagri tersebut, menurut Julia, cukup untuk menjelaskan adanya penilaian sejumlah pihak yang menyebut Anggota DPRD pindah partai namun belum PAW tidak berhak menerima gaji. "Saya berpedoman pada surat edaran Mendagri," paparnya.

Sebelumnya, KPU Kota Tangsel memberikan batas waktu sampai 1 Agustus kepada Bacaleg yang pindah partai untuk melakukan proses PAW di DPRD. Sejauh ini tercatat tiga Anggota DPRD Kota Tangsel yang pindah partai, namun belum menggelar PAW.

Ketiganya Julia Mihardja dari Partai Damai Sejahtera (PDS) yang kini Bacaleg Partai Golkar, Abdul Khadir dari PBB yang mendaftar sebagai caleg Partai Gerindra dan Suryadi Hendarman dari Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI) mendaftar sebagai caleg PKB.

“Jika kami menerima berkas PAW setelah 1 Agustus, Bacaleg tersebut dinyatakan TMS (Tidak Memenuhi Syarat-red),” tandas Anggota KPU Kota Tangsel, Badrusalam.(AZH/ODI)




BACA JUGA:



KOMENTAR ANDA :
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi bantenposnews.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Bantenposnews.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

comments powered by Disqus
poling banten pos news
Vote!