banten pos news
pasang-iklan-banten-pos-news

Dirampok di Taksi, Rp230 Juta Gaji Karyawan Amblas

Rabu, 10 Juli 2013 - 12:32:29 WIB



SERPONG, BP - Modus kejahatan perampokan di atas taksi kembali terjadi. Kali ini, Wiliam, petinggi PT Bintang Putra Alexander, harus rela kehilangan uang Rp230 juta yang sedianya akan digunakan untuk membayar gaji karyawan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan,

Wiliam dirampok di atas taksi yang ditumpanginya usai mengambil uang perusahaan tempatnya bekerja di Bank BCA Gading Serpong, sekitar pukul 14.30, Selasa (9/7).

"Jadi awalnya korban usai menarik uang milik perusahaan sebesar Rp 230 juta di BCA Gading Serpong. Setelah itu korban meninggalkan bank dan menyetop sebuah taksi berwarna biru. Dan meminta sopir taksi mengarah masuk ke Tol JORR," ungkap Ronny Talapessy, kuasa hukum William saat melaporkan kejadian tersebut di Mapolsek Serpong, kemarin sore.

Dilanjutkan Ronny, sopir taksi tiba-tiba menghentikan laju kendaraannya sekitar 300 meter sebelum masuk pintu tol. Kepada William, sopir tersebut beralasan hendak mengecek ban mobilnya yang kempes.

“Sopir ini keluar tanpa mengunci pintu dan berhenti di tempat sepi. Setelah keluar dari mobil, sopir membuka kap belakang. Tiba-tiba dua orang bermotor Honda Supra menghampiri taksi yang ditumpangi korban. Satu orang stand by, satu lagi masuk ke pintu penumpang dan mengancam korban," katanya.

Masih menurut Ronny, korban juga sempat mendapat ancaman dari pelaku menggunakan sebilah besi panjang. Para pelaku pun leluasa merampas tas yang dibawa William yang berisi uang tunai sebesar Rp 230 juta.

"Sepertinya klien saya ini sudah diintai sejak keluar dari bank," kata Ronny.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Serpong Ipda Soemiran mengatakan, pihaknya masih melakukan pengejaran dan penyelidikan terhadap kasus ini. “Polisi masih terus menyelidiki kasus ini,“ katanya. (irm/idm/bnn)




BACA JUGA:



KOMENTAR ANDA :
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi bantenposnews.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Bantenposnews.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

comments powered by Disqus