banten pos news
pasang-iklan-banten-pos-news

Keputusan MK Dinilai Telat

Selasa, 13 Agustus 2013 - 12:29:24 WIB



SERANG, BP – Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor perkara 39/PUU-XI/2013 yang menyebutkan, anggota dewan tidak perlu mengundurkan diri dan melakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) dari Parpol yang lama dinilai telat. Pasalnya, sudah banyak bakal calon legislatif (Bacaleg) yang terlanjur mengundurkan diri atau sedang dalam proses PAW.

Anggota DPRD Kota Serang dari Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN), Afiaturohman mengatakan, karena dirinya berniat mencalonkan lagi dan pindah partai dirinya sudah mengajukan pengunduran diri kepada partai. Hal ini terjadi sebagai persyaratan Bacaleg.

“Ini kan sudah DCT (Daftar Calon Tetap, red), sedangkan persyaratan pengunduran diri sudah dipinta KPU jauh-jauh hari,” kata Afiat, Senin (12/8).

Afiat mengakui, proses usulan PAW dirinya sudah masuk gubernur. Ia juga tidak tahu apakah usulan pengunduran dirinya dan proses PAW bisa dibatalkan atau tidak setelah adanya keputusan MK tersebut.

“Saya memasukkan surat pengunduran diri kepada KPU pada Mei lalu, bersamaan dengan pendaftaran saya sebagai Bacaleg. Saya berharap proses PAW batal demi hukum,” ujarnya.

Selain melakukan pengunduran diri kepada pimpinan dewan, lanjut Afiat, dirinya juga mengajukan pengunduran diri kepada partai. Dan tidak lama setelah dirinya mengajukan pengunduran diri, partai langsung memperosesnya.

“Saya tidak tahu kalau proses PAW dicabut oleh partai, bisa batal atau tidak. Saya berharap ada keputusan lain diahir kemudian, seperti halnya keputusan MK,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Serang, Nuraeni membenarkan, Afiaturohman sudah mengajukan pengunduran dirinya. Bahkan proses PAW yang bersangkutan sedang diproses. “PAW tergantung partai yang bersangkutan. Kalau partainya memperoses semuanya tidak bisa menolak. Sebelum DCT seharusnya sudah ada pencabutan proses dari partai,” ujar Nuraeni.

Dikatakan Nuraeni, hampir semua Anggota DPRD Kota Serang yang menjadi Bacaleg pindah partai mengajukan pengunduran diri. Hanya satu yang tidak mengajukan pengunduran dirinya, yakni Furtasan Ali Yusuf. Namun ketika ada putusan MK mayoritas mencabut pengunduran dirinya, kecuali Afiaturohman.

“Jadi partainya mencabut permintaan proses PAW,” kata politisi Demokrat tersebut.(APP/RIF)   




BACA JUGA:

pasang-iklan-banten-pos-news


KOMENTAR ANDA :
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi bantenposnews.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Bantenposnews.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

comments powered by Disqus
pasang-iklan-banten-pos-news
poling banten pos news
Vote!