Rabu, 04 September 2013 - 12:36:25 WIB



 

Pem Banten masih menunggu keputusan banding dari Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta, atas perkara gugatan PT Yooshin Indonesia terhadap Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten terkait persetujuan penangguhan UMK 2013.

“Kami masih menunggu putusan banding dari pengadilan. Yang jelas, semua kelengkapan dan berkas untuk banding  atas putusan PTUN Serang  telah kami serahkan. Posisi kami hanya menunggu,” kata Kepala Biro Hukum Pemprov Banten Samsir saat ditemui disela-sela acara soft launching Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten, Selasa (3/9).

Dia mengaku,  pihaknya tidak bisa mengetahui proses dan perkembangan banding tersebut. “Kami tidak bisa berkomunikasi, kami hanya menunggu hasilnya yang akan disampaikan oleh PTUN Serang nanti,” ujarnya.

Berdasarkan pengalaman kasus serupa di daerah lain, lanjutnya, paling cepat putusan banding diproses dalam tiga bulan.

Diberitakan sebelumnya, PTUN Serang pada 5 Juli lalu membatalkan SK Gubernur Banten Nomor 561.2/Kep.15-Huk/2013 tentang Persetujuan Penangguhan Pelaksanaan Upah Minimum tahun (UMK) 2013 sebesar Rp2.080.000, terhadap PT Yooshin Indonesia yang beralamat di Jalan Raya Pengampelan,  Kampung Nambo Kaserangan, Kecamatan Ciruas, Kota Serang. Pembatalan dilakukan dalam persidangan kasus gugatan buruh perusahaan tersebut terhadap SK Gubernur dimaksud. (RUS/IDM)

 




BACA JUGA:



KOMENTAR ANDA :
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi bantenposnews.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Bantenposnews.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

comments powered by Disqus