banten pos news
pasang-iklan-banten-pos-news

Rp700 Juta Siap Digelontorkan untuk Rehab Rumah Tak Layak

Sabtu, 07 September 2013 - 11:52:50 WIB



TIGARAKSA, BP -Tahun ini,Dinas Sosial Provinsi Banten menggelontorkan dana bantuan sosial (Bansos) sebesar Rp700 juta. Dana tersbeut digunakan untuk merehab 70 rumah warga yang tidak layak huni di Kabupaten Tangerang. Jumlah penerima Bansos tahun ini bertambah. Tahun sebelumnya hanya 20 rumah warga tidak layak huni yang mendapat program rehabilitasi.

                Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Provinsi Banten, Lukman mengatakan, tahun ini kuota penerima ada 3000 rumah, tersebar di sejumlah wilayah di kabupaten/kota di Provinsi Banten.

“Masing-masing rumah mendapatkan Rp 10 juta, untuk diperbaiki agar menjadi layak huni. Di Kabupaten Tangerang, Lebak dan Pandeglang masih banyak warga yang tinggal di rumah tidak layak huni,” kata Lukman dalam sosialisasi Bantuan Pemberdayaan melalui Bansos di ruang rapat Parakan Kantor Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Kamis (5/9).

Dana Rp10 juta digunakan hanya untuk membeli bahan bangunan guna pebaikan rumah, serta melampirkan bukti nota atau kwitansi yang sah dari toko pada setiap pengeluaran uang. “Dana Bansos tidak diperbolehkan untuk ongkos tukang bangunan sepeser pun. Silahkan masyarakat berupaya dengan membudayakan sifat gotong royong,” tegasnya.

Lukman menegaskan, tugas dinas sosial salah satunya melestarikan tradisi gotong royong dan kesetiakawanan sosial di masyarakat. “Rehabilitasi rumah harus selesai sampai Desember. Kami berharap masyarakat jujur, jika rumahnya sudah bagus segera lapor, agar Bansos bisa dialokasikan ke warga lainnya yang lebih membutuhkan,” imbuhnya.

Nurjanah mengaku gembira mendapat bagian program Bansos Rumah Tidak Layak Huni. Saat ini, kata dia, rumahnya masih berlantai tanah yang dihuni bersama tujuh anaknya. “Bansos Rp10 juta memang kurang, tapi itu sudah sangat membantu kami,” katanya.

            Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial Kabupaten Tangerang, Uyung Mulyardi berharap masyarakat dapat menggunakan dana Bansos sebaik-baiknya. “Ini program provinsi, kami hanya memfasilitasi. Tahun lalu 20 rumah, sekarang 70 rumah,” tandasnya. (DIT/ODI/BNN)

 




BACA JUGA:



KOMENTAR ANDA :
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi bantenposnews.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Bantenposnews.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

comments powered by Disqus