Kamis, 19 September 2013 - 11:50:48 WIB



Dinyatakan terbukti bersalah, Ismail (20) warga Kampung Jegog, Kacamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, dijatuhi hukuman 7 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Serang, Rabu (17/9). Terdakwa dihukum lantaran mencoba curi 50 ekor ayam bersama tiga temannya yang masih buron di PT Surya Unggas Mandiri, Cikeusal. Putusan tersebut lebih ringan 3 bulan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntutnya 10 bulan penjara.

Dalam amar putusannya, majelis hakim yang dipimpin Lian Henry S didampingi dua anggotanya Anastacia Tyas dan Naisyah Kadir dengan JPU Hilmi, menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pencurian dan pemberatan. Seperti dalam tuntutan JPU dalam pasal 363 ayat 1 ke 4.

"Menyatakan terdakwa Ismail bersalah melakukan tindak pidana pencurian. Menghukum terdakwa dengan hukuman pidana penjara selama tujuh bulan," kata hakim Lian.

Selain itu, lanjut hakim, masa penahanan yang dijalani terdakwa dikurangkan ke lamanya hukuman.

"Terdakwa juga dikenai biaya perkara Rp2.000," jelas hakim.

Sementara, usai sidang terdakwa mengaku, dirinya mencuri lantaran butuh biaya untuk adiknya yang masih sekolah.

"Rencananya jika berhasil curi ayam itu, dijual dan uangnya buat biaya sekolah adik saya sekolah dasar pak," kata Ismail kepada wartawan.

Untuk diketahui, Ismail pada 16 Juli 2013 sekitar pukul 04:00 WIB bersama tiga temannya yang buron bernama Awan dan Andi melakukan upaya pencurian 50 ekor ayam di kawasan ternak milik PT Surya Unggas Mandiri. Namun naas, saat ke-50 ekor ayam tersebut sudah dimasukkan ke dalam karung yang sudah dipersiapkan dan hendak dibawa kabur, petugas keamanan perusahaan tersebut memergoki aksinya. Akibatnya Ismail ditangkap dan diserahkan ke polisi. Sementara tiga temannya hingga kini masih buron.(NED/RIF)




BACA JUGA:



KOMENTAR ANDA :
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi bantenposnews.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Bantenposnews.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

comments powered by Disqus