banten pos news
pasang-iklan-banten-pos-news

Hari Ini, Mahkamah Konstitusi Tentukan Hasil Pilkada Kota Tangerang

Selasa, 01 Oktober 2013 - 11:54:11 WIB



TANGERANG, BP - Mahkamah Konstitusi (MK) rencananya Selasa (1/10) hari ini, menggelar siding putusan sengketa hasil Pilkada Kota Tangerang 31 Agustus 2013 lalu, yang diajukan dua pasang calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang. Pasangan pemenang Pilkada Kota Tangerang, yang juga bertindak sebagai termohon, Arief R Wismansyah- Sachrudin, mengaku sedikit grogi menunggu hasil keputusan MK atas gugatan yang diajukan pasangan nomor urut 1 Harry Mulya Zein-Iskandar dan pasangan nomor urut 2 Abdul Syukur-Hilmi Fuad. “Siapapun orangnya pasti akan grogi kalau menghadapi situasi seperti ini. Kami cukup tawakal dan apapun nanti hasil keputusan MK, kami berharap semua pihak dapat menerimanya dengan jiwa besar,” ujar Arief R Wismansyah kepada BANTEN POS, Senin (30/9).

Sedangkan ketika ditanya terkait kemungkinan Pilkada Kota Tangerang diulang, pria yang saat ini menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Tangerang mengaku tidak begitu mengkhawatirkan. Baginya, diulang atau tidak bukanlah persoalan yang terlalu urgent.

“Mau diulang sampai beberapa kali juga bagi kami tidak jadi persoalan. Yang jadi masalah, berapa besar uang rakyat yang harus terbuang jika itu terjadi (Pilkada ulangred). Lebih baik anggarannya dipakai buat pembangunan infrastruktur yang manfaatnya jelas bagi masyarakat Kota Tangerang,” tuturnya. Sementara KPU Provinsi Banten selaku pihak termohon dalam perkara itu, melalui komisionernya,

Syaiful Bahri mengaku optimis memenangkan gugatan hasil Pilkada Kota Tangerang itu. “Apapun yang diputuskan MK besok (hari ini-red) pada intinya kami siap menerima dan melaksanakannya,” ujar Syaiful kepada BANTEN POS saat dihubungi melalui telepon genggamnya, Senin (30/9).

Untuk diketahui, sebelumnya Pasangan Harry Mulya Zein-Iskandar dan Abdul Syukur-Hilmi Fuad meminta MK membatalkan keputusan KPU Kota Tangerang dan KPU Banten terkait penetapan pemenang Pilkada Kota Tangerang. Permohonan tersebut lantaran saat proses dan tahapan Pilkada Kota Tangerang, ditemukan banyak kejanggalan. “Kami meminta MK untuk menggelar Pilkada ulang.

Karena banyak aturan yang dilanggar penyelenggara Pilkada maupun pasangan pemenang Pilkada Kota Tangerang 2013,”

ujar Abdul Syukur. Sementara dalam rapat pleno pengumuman hasil Pilkada Kota Tangerang yang digelar KPU Provinsi Banten 6 September 2013 lalu, pasangan Arief-Sachrudin ditetapkan sebagai pemenang dengan perolehan suara mencapai 47,84 persen atau 340.810 suara, unggul jauh dari empat pasangan kandidat lainnya.

Pasangan Harry Mulya Zein-Iskandar dengan nomor urut satu, meraih 5,71 persen atau 45.627 suara, Abdul Syukur-Hilmi Fuad meraih 27,02 persen atau 187.003 suara, pasangan Deddy Gumelar-Suratno Abu Bakar meraih 17,51 persen atau 121.375 suara.

Dan pasangan Ahmad Marju Kodri-Gatot Suprijanto meraih 1,92 persen atau 15.060 suara. Sedangkan total warga yang menggunakan hak pilihnya sebesar 726.351 suara dengan rincian 709.875 suara sah dan 16.476 suara tidak sah.(CR-1/ODI).




BACA JUGA:

pasang-iklan-banten-pos-news


KOMENTAR ANDA :
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi bantenposnews.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Bantenposnews.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

comments powered by Disqus
pasang-iklan-banten-pos-news
poling banten pos news
Vote!