banten pos news
pasang-iklan-banten-pos-news

Wah! 10 Lulusan K1 Belum Aman

Rabu, 02 Oktober 2013 - 12:06:21 WIB



SERANG, BP - Tim Nasional Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) akan kembali melakukan seleksi atas berkas 10 honorer kategori I (K1) Provinsi Banten yang dinyatakan lolos. Jika dalam pemberkasannya tidak melampirkan Surat Keputusan (SK) dari pejabat pembina Kepegawaian (PPK), maka keputusan tersebut akan dibatalkan.

Diketahui, 10 honorer yang dinyatakan lolos (MK Otorisasi, red) oleh KemenPAN-RB  diantaranya Damiyati, Fahrudin, Haris Indarto, Muhamad Nuryasin, Tb Rozik Sodri, Tb Yayis  Saifullah , Tubagus Alfi Muharam dari Dishutbun, Eris dari Biro Humas dan Protokol, Irawan dari Dinas Kesehatan, dan Muhit dari Dinas Bina Marga dan Tata Ruang.

"KemenPAN-RB bisa membatalkan keputusannya, kalau 10 honorer K1 yang telah dinyatakan memenuhi kriteria (MK) Otoriasasi itu tidak dapat melengkapi pemberkasan syarat-syarat pengangkatan CPNS," kata salah seorang pegawai di KemenPAN-RB yang enggan disebutkan namanya.

Dia menjelaskan, sesuai surat yang telah disampaikan KemenPAN-RB kepada BKN untuk tenaga honorer (TH) K1 Provinsi Banten, pemberkasan 10 honorer K1 yang telah dinyatakan lulus paling lambat dilakukan pada 28 September lalu. "Sampai dengan 1 Oktober ini (kemarin, red), belum ada informasi dari BKN bahwa BKD Provinsi Banten sudah menyerahkan berkas persyaratan yang kami minta," ujarnya.

Namun, meski pemberkasan batas waktu pemberkasan itu telah lewat, namun pihak KemenPAN-RB belum mengambil tindakan. “Karena informasi yang berkembang dan sampai di Jakarta, kondisi honorer K1 Banten memanas, mereka bahkan sampai melakukan mogok kerja," ungkapnya.

Penegasan batas waktu pemberakasan sampai 28 September tersebut tercantum dalam surat BKN dengan Nomor K.26-30/V.155-8/90 tertanggal 26 Tahun 2013 hasil ATT tenaga honorer K1 yang disampaikan kepada BKD.

Isi surat BKN ke BKD Provinsi Banten menyebutkan, untuk daftar K1 diproses agar disampaikan kepada Deputi Informasi Kepegwaian (Inka) yaitu SK PPK tentang pemberian otorisasi kepada pejabat lainnya, untuk mengangkat tenaga honorer disampaikan paling lambat 28 September.  "Itu sudah sangat jelas, kalau tidak bisa melampirkan SK delegasi dari Sekretaris Daerah (Sekda), kepada pejabat lainnya setingkat kepala dinas atau satuan kerja perangkat daerah (SKPD), maka keputusan KemenPAN-RB akan batal," terangnya.

Kepala BKD Provinsi Banten, Anwar Masud saat dihubungi melalui telpon genggamnya membenarkan batas waktu oleh BKN untuk melengkapi berkas kepada 10 honorer K1 yang dinyatakan MK Otorisasi sudah melampaui. "Tanggal 28 September itu hari Sabtu, dan kami baru menerima nama-nama honorer K1 yang lulus menjadi CPNS pada 27 September atau Jumat malam. jadi kami tentu tidak bisa memenuhi permintaan dari BKN," terangnya.

Anwar mengaku telah meminta kepada BKN untuk memperpanjang jadwal penyerahan berkas. "Kami sudah menyampaikan dan meminta BKN agar batas waktu diperpanjang lagi. Kami sudah meminta kepada Kepala SKPD untuk melengkapi berkasnya, setelah itu akan segera disampaikan ke BKN," ungkapnya.

Sementara itu, pantauan di DPRD Banten, puluhan honorer K1 melakukan aksi mogok kerja. "Kami bersama dengan ratusan honorer K1 lainnya di sejumlah SKPD bersepakat untuk mogok kerja, sampai ada keputusan dan penjelasan mengenai 767 honorer K1 yang dinyatakan TMK," kata Ketua Forum Honorer K1 Provinsi Banten, Mansur.

Pada bagian lain, Anwar Mus'ud juga mengaku telah mengantongi master naskah CPNS tahun 2013 dari KemenPAN-RB. Master naskah untuk pelamar umum di empat kabupaten/kota akan diserahkan kepada masing-masing daerah penyelenggara pada Rabu, (2/10) hari ini. "Master naskah soal  CPNS tahun 2013 untuk pelamar umum sudah ada di kami, dan akan kami sampaikan kepada kabupaten/Kota Serang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), dan Kota Cilegon, besok (hari ini,red)," ungkapnya.

Rencananya kata Anwar, master soal CPNS tahun 2013 itu akan diserahkan pada Selasa (kemarin, red). Namun karena penyerahan master soal CPNS dari KemenPAN-RB disampaikan pada Selasa sore, maka diundur.(RUS/IGO)




BACA JUGA:



KOMENTAR ANDA :
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi bantenposnews.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Bantenposnews.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

comments powered by Disqus
poling banten pos news
Vote!