banten pos news
pasang-iklan-banten-pos-news

GAIRAH Mobil Mewah

Sabtu, 23 Maret 2013 - 10:18:54 WIB



PENGACARA kondang, Hotman Paris Hutapea, menghadiahi anaknya, Frank Alexander Hutapea yang telah menyelesaikan kuliahnya di University Kent London dengan sebuah mewah. Mobil Lamborghini Gallardo seharga Rp7 miliar itu akan menghiasi jalan raya di Jakarta.

Bagi sebagian orang, membelanjakan mobil seharga miliaran rupiah adalah mimpi yang belum tentu kesampaian. Namun, tak sedikit pula orang Indonesia yang punya hobil mengkoleksi mobil mewah.

Lamborghini bukanlah satu-satunya merek mobil mewah dengan harga miliaran rupiah yang bersilweran di jalan raya di Indonesia. Belakangan, mobil wah bermerek eksklusif seperti Bentley dan McLaren juga mulai sering terlihat, bersanding dengan Bajaj, Metromini, Kopaja atau mobil Jepang lainnya di jalanan Jakarta. Penyebabnya, pasar mobil Indonesia sebagai semakin manis. Tak aneh bila akhirnya produsen mobil-mobil mewah melakukan penetrasi pasar di Indonesia.

Analis IHS Automotive, Jessada Thongpak mengatakan, tahun lalu penjualan mobil di Indonesia naik 25 persen, dengan rekor baru 1,1 juta unit, mendekati Thailand 1,4 juta mobil. "Karena populasi 240 juta jiwa, Indonesia akan menjadi yang terbesar di Asean mulai tahun depan (2014)," jelas Thongpak kepada Japan Today, (18/3) lalu.

Pertumbuhan rata-rata kepemilikan kendaraan di Indonesia 6 persen dalam beberapa tahun terakhir. Sedangkan, perbandingan kepemilikan mobil dengan penduduk, masih 45 kendaraan untuk 1.000 orang. Pertumbuhan, kepemilkan mobil - rata-rata 288 unit - diperkirakan akan memperparah kondisi lalu lintas Jakarta yang sudah sangat macet dan polusi tinggi.

Menurut lembaga peneliti, Boston Consulting Group (BCG), mayoritas pembeli mobil di Indonesia masih didominasi kalangan kaya dengan pengeluaran rumah tangga, rata-rata di atas 7.500 dolar AS (Rp72,8 juta) per bulan. Kalangan ini hanya 6,6 persen atau 14,4 juta dari 240 juta penduduk Indonesia.

Diprediksi, jumlah mereka akan menjadi 16,5 persen pada 2020. Situasi itulah yang menjadi pertimbangan merek-merek Eropa untuk menyerbu Indonesia. Menurut BCG, pemandangan mobil-mobil mewah di Jakarta semakin umum. Kalangan elite - konsumen mobil mewah tersebut - jumlahnya saat ini 6 juta orang. Nantinya diperkirakan menjadi 16,6 juta jiwa.

"Saya tinggal di Jakarta! Luar biasa. Di Brussels, kalau Anda berkendara keliling kota, sulit menemukan Ferrari. Tetapi di sini (Jakarta), Anda mudah menemukan Rolls-Royce parkir di salah satu pusat perbelanjaan," komentar Walter van Hattum, Sekertaris I Uni Eropa untuk Indonesia.

McLaren dengan produk eksotiknya sudah membuka dealer resminya di Indonesia, berdampingan dengan Bentley dan Jaguar. McLaren Asia berharap bisa menjual 20 unit tahun ini dengan banderol (tanpa pajak) antara 640.000-740.000 dolar AS (Rp6,2 miliar - Rp7,1 miliar).

"Kunci kami, memenuhi keinginan kalangan elite Indonesia untuk memiliki McLaren kendati tidak akan bisa dinikmati jam sibuk," komentar Ian Gorsuch yang dilansir AFP.(ENK/NET)

Mobil-mewah




BACA JUGA:



KOMENTAR ANDA :
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi bantenposnews.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Bantenposnews.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

comments powered by Disqus
poling banten pos news
Vote!