Kamis, 02 Januari 2014 - 11:11:43 WIB



Salah satu rumah warga Kampung Salahaur, Kelurahan Cijoro Lebak, Kecamatan Rangkasbitung yang mendapatkan bantuan rehab dari Dinas Sosial Provinsi Banten.

RANGKASBITUNG, BP - Sebanyak tujuh kepala keluarga (KK) di Kelurahan Cijoro Lebak, Kecamatan Rangkasbitung mendapat bantuan program rehab rumah Wahana Kesejahttran Sosial Berbasis Masyarakat (WKSBM) dari Dinas Sosial Provinsi Banten.
Ketujuh KK yang mendapatkan bantuan tersebut adalah, Ade Robani, Ratna, Sudia, Amsari dan Acih. Mereka adalah warga Kampung Salahaur RW 09, Kelurahan Cijoro Lebak. Penerima bantuan lainnya adalah Patimah, Talib dan Tinoh. Ketiganya warga Kampung Lebakpicung RW 02 dan 03 Kelurahan Cijoro Lebak.


Ketua Pendamping Sosial Masyarakat (PSM) Kelurahan Cijoro Lebak, Dewi mengatakan, sebenarnya pengajuan bantuan sudah dilakukan pada pertengahan Juli 2012, namun baru turun akhir Desember 2013. Dia menerangkan, bantuan tersebut berupan uang tunai dan langsung ditransfer melalui melalui rekening penerima dengan nilai masing-masing Rp10 juta per KKK.


Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan cukup untuk merehab rumah penerima, walaupun pastinya masih banyak kekurangan. Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Dinas Sosial Provinsi Banten yang sudah membantu masyarakat Cijoro Lebak. Bantuan ini juga atas kerja sama aparat kelurahan, ungkapnya Rabu (1/1).
Ade Robani (38), salah seorang manfaat bantuan mengaku gembira dengan adanya bantua dari warga Dinas Sosial Provinsi Bvanten. Warga Kampung Salahaur yang keseharianya sebagai penjaga SD Cijoro Lebak 03 ini mengucapkan banyak terima kasih sudah mendapatkan bantuan tersebut. "Alhamdulillah, dengan adanya bantuan ini rumah kami bisa diperbaiki," katanya.


Sementara Lurah Cijoro Lebak, Iksan Hakim kepada BANTEN POS mengaku pihaknya tidak mengetahui ada warganya yang mendapatkan bantuan dari Dinas Sosial Provinsi Banten. Sebab menurut dia, sampai saat ini tidak pernah ada laporan dari pihak manapun.
Bukannya kami tidak mendukung adanya warga yang mendapatkan bantuan tersebut, tapi hanya menyayangkan tidak adanya kordinasi antara WKSBM dan aparatur kelurahan. Seharusnya kami diberi tembusan agar ketika diminta keterangan dari pihak manapun bisa menjelaskan, ujarnya.(ADE/MOR)




BACA JUGA:



KOMENTAR ANDA :
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi bantenposnews.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Bantenposnews.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

comments powered by Disqus