banten pos news
pasang-iklan-banten-pos-news

Dana Pilkades Kabupaten Serang Dialokasikan Rp6,3 M

Senin, 01 April 2013 - 10:54:12 WIB



SERANG, BP - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp6,3 miliar untuk operasional panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) selama 2013. Dana tersebut akan didistribusikan kepada 109 panitia Pilkades yang tersebar se-Kabupaten Serang.

“Pemkab Serang telah menyiapkan dana untuk penyelenggaraan Pilkades, yang artinya kini tidak ada lagi alasan bagi panitia Pilkades melakukan pungutan terhadap calon Kades dalam bentuk apapun,” ujar Kepala Bagian Pemerintahan Desa (Kabag Pemdes) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Serang, Rudi Suhartanto kepada wartawan akhir pekan kemarin.

Rudi menjelaskan, untuk besaran yang diterima setiap panitia Pilkades sangat bervariatif, karena alokasi dana yang diterima tergantung pada jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang dihimpun masing-masing panitia Pilkades. Jika DPT dalam suatu desa pemilihan berjumlah sampai 2.500 orang maka panitia akan mendapatkan dana sebesar Rp50 juta, sedangkan jika DPT berjumlah 2.500 ke atas maka panitia akan mendapatkan dana sebesar jumlah DPT dikalikan Rp20.000.

“Contohnya jika DPT berjumlah 3.000 maka besaran dana yang diperoleh panitia adalah 3.000 dikali Rp20.000 sehingga dana yang didapat sebesar Rp60 juta,” terangnya.

Meski begitu, lanjut Rudi, sistem tersebut tetap saja dikeluhkan panitia Pilkades, karena alokasi dana tersebut baru bisa diturunkan setelah panitia menyerahkan jumlah DPT kepada Pemkab. Sedangkan saat panitia melakukan pendataan DPT hingga selesai, panitia harus bisa mandiri terlebih dahulu tanpa sokongan dana dari Pemkab.

“Ini memang dilematis, karena meski dialokasikan dana untuk Pilkades namun dana tidak dapat langsung diberikan kepada panitia sebelum menyerahkan DPT. Sedangkan saat pembentukan dan pendataan DPT tetap saja panitia memerlukan dana. Kondisi tersebut tentunya rentan menimbulkan Pungli kepada calon Kades untuk menutupi biaya operasional,” ungkapnya.
Menurut Rudi, kondisi tersebut nampaknya sangat dimaklumi sejumlah calon Kades yang secara inisiatif demi kelancaran Pilkades, para calon Kades memberikan sumbangan kepada panitia.

“Jika hal tersebut terjadi dan memang ada berita acaranya dan tidak ada unsur paksaan, maka sah-sah saja,” katanya.
Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Serang, Abdul Muhyi menyambut baik upaya yang dilakuan Pemkab. Namun, katanya, untuk menghindari hal-hal yang tidak diduga dan adanya penyimpangan, upaya ini harus dilandasi oleh regulasi yang jelas serta diawasi secara intens oleh Pemkab dalam pelaksanaanya.

“Hajat orang banyak seperti Pilkades harus dilandasi oleh regulasi yang jelas agar tidak ada permasalahan dikemudian hari, serta tentu harus diawasi secara intens dalam pelaksanaanya,” tuturnya.(DWA/RIF)




BACA JUGA:

pasang-iklan-banten-pos-news


KOMENTAR ANDA :
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi bantenposnews.com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Bantenposnews.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

comments powered by Disqus
pasang-iklan-banten-pos-news
poling banten pos news
Vote!